Wednesday, February 15, 2012

Dulu, Sekarang

Tidak menyesal, tidak.
Kami tak akan menyesal.

Kita yang memilih, ingat?
Ketika semester 3 mulai datang dan kita lebih memilih memasukkan proposal,
atau mengeprint surat di depan Bu Ninik, atau pulang malam menyebar poster.
Ketika ulangan harian datang dan kita memilih untuk pasrah dengan doa, 
atau belajar sistem kebut semalam, atau mengandalkan teman sebangku.
Kita yang memilih.
Karena tidak ada yang sia-sia.
Karena pengorbanan dan keinginan.
Karena sebuah pertemanan.
Karena tidak ada yang lebih berharga dari pengalaman.

Sekarang ketika tidak mendapat kartu undangan?
Mungkin saya akan nangis darah, gulung-gulung di lantai.
Tapi setelah lihat ke belakang,
saya tak ingin menyesal.
Karena sebuah pilihan.

0 comment:

Post a Comment