Monday, July 19, 2010

Tiston and Savanna I



Pada jaman dahulu, hiduplah seorang pangeran kecil bernama Tiston. Dia hidup dan dibesarkan di sebuah kerajaan yang damai, makmur dan sejahtera










Suatu hari, saat Pangeran sedang bermain bola, datanglah sesosok anak mungil. Ia memakai pita dan kalung liontin biru di lehernya. Kemudian tanpa mengenal satu sama lain, mereka bermain bola bersama.







"Sudah hampir malam," kata sang Putri. "Aku akan kembali sepuluh hari lagi."
Dan pergilah ia, meninggalkan Pangeran di halaman.
Sejak saat itu, Pangeran selalu menunggu selama sepuluh hari untuk bisa bermain bola bersama lagi, bersama Putri kecil yang hanya bisa datang setiap sepuluh hari sekali.




Kemudian saat Pangeran tepat berumur sebelas tahun, Putri kecil tidak pernah datang. Di hari ke sepuluh seperti yang ia selalu janjikan, Putri tidak terlihat. Pangeran terus menunggu, berharap ketidakhadirannya hanyalah masalah keterlambatan dengan sang waktu.
Namun lima tahun telah lewat, dan Putri kecil belum kunjung datang.









Kemudian pada masa kerajaan sedang goyah, disebuah pesta dansa di malam hari, Pangeran Tiston menemukan sosok yang ia tunggu selama lima tahun ini. 






Putri kecil datang, dan dengan polos ia melambaikan tangannya seraya memamerkan deretan giginya yang rapi. Rambutnya sudah panjang dan ia tidak memakai pita lagi. Namun Pangeran tahu, itu adalah dia.


"Tunggulah disini," kata Pangeran. "Aku akan menyelesaikan tugas-tugas dan para tamuku terlebih dahulu. Sebentar saja, kumohon."


Sang Putri hanya tertawa kecil dan mengangguk, "Ya, akan aku tunggu."







Pangeran Tiston menutup pintu dan menguncinya dari luar. Kemudian ia duduk di atas sofa, kini giliran ia yang menunggu datangnya Pangeran.






bersambung

0 comment:

Post a Comment